feedburner
Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

feedburner count

23 April 2008

Pencetak Multifungsi HP LaserJet M1522nf MFP

Posted under: at 23:13

Hari ini saya mendapat kesempatan untuk mencoba pencetak dari Hewlett Packard jenis Laserjet M1522nf MFP. Pencetak ini adalah pencetak multifungsi. Selain mencetak, alat ini juga dapat memindai (scan), menyalin (copy) dan mengirim serta menerima fax. Dibandingkan memiliki alat pencetak, pemindai, penyalin dan mesin fax secara terpisah, alat multifungsi memiliki keunggulan tidak memakan banyak tempat, harga yang lebih murah, serta konsumsi daya listrik yang lebih kecil.

Unit ini datang dalam paket kotak berukuran cukup besar untuk ditangani oleh satu orang. Saya sempat khawatir kamar saya yang sudah cukup penuh ini tidak cukup untuk menampung pencetak ini. Untungnya selain memiliki port USB pencetak ini ternyata juga memiliki port Ethernet, sehingga saya bisa menempatkan pencetak ini di kamar lain dan menghubungkannya melalui jaringan Ethernet rumah saya.

Paket pencetak ini:

Port yang terdapat pada bagian belakang unit ini adalah: listrik PLN, USB, Ethernet, telepon dan pesawat telepon.

Pencetak pada unit ini berjenis Laser hitam putih beresolusi 600×600 DPI dengan kapasitas kertas sebanyak 260 lembar. Unit ini dapat memindai dengan resolusi sampai dengan 1200×1200 DPI. Proses pemindai dapat dilakukan menggunakan pemindai flatbed maupun automatic document feeder (ADF) berkapasitas 50 lembar.

Sebelum menerima unit ini, penulis juga telah menjadi pengguna HP Photosmart C7280 yang berfungsi dengan baik dengan menggunakan driver HPLIP versi 2.8.2 pada sistem operasi Gentoo Linux yang penulis gunakan. Untuk dapat mengenali pencetak baru ini, proses konfigurasi HPLIP tak memakan waktu lebih dari setengah menit saja. Berdasarkan pengalaman penulis, dukungan pencetak HP terhadap sistem operasi Linux memang jauh di atas rata-rata vendor pencetak lainnya. Walaupun demikian, sayangnya pencetak ini relatif terlalu baru sehingga HPLIP belum mendukung fungsi selain pencetakan. Perkiraan saya pencetak ini menggunakan protokol baru. Pencetak Photosmart C7280 saya tidak dapat menerima fax ‘tanpa kertas’, sedangkan pencetak ini dapat menerima fax tanpa harus mencetaknya. Sepertinya fax dapat diterima oleh komputer tanpa harus dicetak terlebih dahulu.

Jika terhubung pada jaringan, pencetak ini menyediakan halaman web yang dapat dipergunakan untuk melakukan hal-hal berikut ini: melihat status, pemakaian toner, konfigurasi, mencetak beberapa halaman informasi, menyunting daftar kontak fax, dan sebagainya. Fasilitas ini tidak pernah disebutkan oleh HP, oleh karena itu bisa jadi tidak banyak orang yang mengetahui keberadaan fasilitas ini. Pada pencetak Photosmart C7280 milik saya, juga terdapat fasilitas webscan yang dapat digunakan untuk melakukan pemindai melalui perambah web. Sayangnya pada pencetak LasetJet M1522nf fasilitas ini tidak tersedia.

Seperti pencetak multifungsi lainnya, bagian depan pencetak ini terlihat penuh dengan tombol. Walaupun demikian sebagian besar tombol tersebut berguna untuk pengaturan fungsi fax. Bagian kiri dari panel tombol khusus diperuntukan untuk pengaturan fungsi fax. Sedangkan di bagian kanan terdapat tombol-tombol pengaturan fungsi penyalinan dan pemindai. Di bagian tengah terdapat LCD dua baris.

Selain faceplate berbahasa Inggris, unit ini juga menyertakan faceplate pengganti berbahasa Indonesia:

Hasil pencetakan teks cukup baik, sesuai dengan yang diharapkan dari pencetak bertipe laser pada umumnya.

Penulis juga mencoba mencetak beberapa gambar berwarna. Hasilnya cukup baik untuk ukuran pencetak hitam putih, walaupun tentunya tidak sebaik pencetak berwarna yang penulis miliki.

Sayangnya, kualitas penyalinan memperkecil tidak sebaik yang saya harapkan. Biasanya, ‘contekan’ rute busway ini saya salin perkecil dan saya simpan di dompet sebelum saya menempuh rute busway yang belum saya naiki sebelumnya. Pada pencetak berwarna saya hasilnya cukup jelas, tetapi pada pencetak M1522nf ini tidak sejelas yang saya inginkan. Mungkin akan lebih baik jika proses pengecilan dilakukan oleh komputer.

Pada kesempatan ini saya juga mencoba mencetak dengan menggunakan ponsel Nokia E61i yang memiliki driver pencetak HP. Untuk itu saya mengambil gambar anak dan istri saya dengan menggunakan kamera internal E61i, menghubungkan ponsel tersebut dengan jaringan nirkabel rumah saya, dan kemudian melakukan pencetakan langsung tanpa melalui perantara PC. Setiap kali melakukan pencetakan, E61i membutuhkan waktu sekitar setengah menit.

Hasil pencetakan rasanya tidak sebaik contoh sebelumnya, kemungkinan besar hal ini diakibatkan oleh kualitas kamera yang seadanya pada ponsel saya tersebut.

Di Bhineka, pencetak ini dijual dengan harga $485. Sedangkan menurut Google Products, harga termurah produk ini adalah sekitar $361. Harga ini termasuk mahal untuk ukuran pencetak, tetapi jika dibandingkan jika harus membeli pencetak, pemindai, fax dan mesin fotokopi secara terpisah, harga ini tentunya lebih murah.

Catatan hak cipta: gambar burung tukan adalah hak cipta dari Microsoft; peta rute busway diambil dari Wikipedia; sisanya adalah hak cipta penulis.





0 komentar:

Poskan Komentar